![[imagetag]](https://m.ak.fbcdn.net/sphotos-a.ak/hphotos-ak-prn1/15119_10151298653872491_1010991013_n.jpg)
Gaya tegas Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dalam memimpin dikritisi oleh mantan gubernur, Sutiyoso yang menginginkan Ahok lebih lunak. Di sisi lain partai pengusung Ahok, Gerindra memintanya agar tetap menjaga ketegasan sebagai wakil gubernur. "Ahok tidak perlu mengubah gaya kepemimpinan keras dan ketegasannya. Jangan sampai kritik sutiyoso mengubah gaya kepemimpinan Ahok yang tegas. Ketegasan itu yang dirindukan rakyat Jakarta untuk memperbaiki keadaan dan memberantas korupsi di DKI ini," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat.
Martin mengungkapkan tanpa ketegasan itu, menurut Martin, semua akan sia-sia. Lebih dari itu, lanjut Martin, Ahok bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) punya beban berat untuk merealisasikan semua janji kampanyenya. "Oleh karena itu Ahok harus tetap teguh melaksanakan apa yang diharapkan rakyat Jakarta kepadanya bersama Jokowi, yakni melakukan perubahan dan memberantas korupsi serta penggelembungan anggaran di Pemprov DKI dengan sikap tegas dan santun, tanpa kompromi dan tanpa ragu-ragu," tegasnya.(KF-NAP/1/Mrg) |Follow KF di Twitter: @koranfesbuk
Sumber:
https://www.facebook.com/Koran.Fesbuk
